Sejarah-Visi-Misi & AD/RT

Sejarah

Persatuan Pelajar Sumatera Utara (PPSU) di Taiwan berdiri atas prakarsa dari Mula Sigiro, seorang tokoh pemuda Sumatera Utara yang juga sebagai inisiator, pendiri dan presiden Gerakan Mewujudkan 15000 DOKTOR (S3/Ph.D) Tahun 2040 di Sumatera Utara, GERAKAN ini didirikan Mula tanggal 17 Agustus 2013 di Taipei yang memiliki fungsi seperti LSM Perorangan Non-Formal (Non-Badan Hukum), selengkapnya mengenai GERAKAN ini bisa diklik disini. Berawal pada Minggu 12 Februari 2012 Mula berangkat ke Taipei atas prestasinya memperoleh beasiswa Ph.D di NTUST-Taiwan Tech. Semester pertama di NTUST Mula sangat sulit mengikuti sistem pendidikan dikarenakan latar belakang Mula yang sangat minim pengetahuan, minim bahasa Inggris dan skill lainnya, selama Semester I Mula hanya fokus belajar tanpa terlalu memikirkan orang lain untuk lulus beasiswa ke Taiwan bahkan di pertengahan Semester I Mula ingin pulang meninggalkan NTUST dikarenakan sulitnya belajar di Taiwan, namun perlahan Mula terus berjuang dan menyadari akan tanggung jawabnya memperbaiki tanah kelahiran, Sumatera Utara sekalipun harus menjalani proses studi yang sulit di kampusnya, akhirnya di Semester II Mula mencoba membagi waktu di tengah kesibukannya di Lab, membimbing adik kelompoknya Albert Daniel Saragih secara jarak jauh melalui facebook Taipei-Medan mempersiapkan berkas beasiswa ke NTUST dan akhirnya lulus di Spring 2013. Belajar dari Pengalaman ini Mula mencoba membimbing lagi putri Sumatera Utara yakni Yenni Tarigan dan Lusi Victoria Lumban Gaol dan lulus di TMU dan NTOU pada Fall 2013. Perjalanan sederhana ini, kelulusan 3 orang ini semakin menggelisahkan hati Mula, memantapkan rasa percaya diri dan memunculkan berbagai macam ide di benak Mula untuk membangun Sumatera Utara, hingga Mula gencar membagikan informasi Beasiswa Taiwan melalui seminar dan workshop ke Medan dan media iklan facebook, semua ditanggungnya atas biaya pribadi.  Hal yang yang membuat Mula rela bayar harga adalah karena Mula melihat pertumbuhan karakter kepemimpinan dan penguasaan IPTEK pada diri anak-anak Sumatera Utara yang telah belajar di Taiwan semakin baik dan meningkat, 3 orang anak yang difasilitasinya semakin ahli di bidangnya masing-masing, semangat belajar mereka sangat tinggi dan prestasi mereka memuaskan walaupun di semester awal mereka sangat kesulitan mengikuti pelajaran dan riset di kampus masing-masing, hal ini terus membuat Mula semakin optimis bahwa INDONESIA akan BERJAYA melalui Sumatera Utara, salah satunya apabila anak-anak dari Sumatera Utara sebanyak mungkin sekolah S2 dan S3  ke Taiwan dan negara maju lainnya. Pada Juni-Oktober 2013 Mula bekerja keras siang dan malam, professornya Mula mengharuskannya bekerja di Lab mulai pukul 9 pagi hingga pukul 6 sore, sembari praktikum dan mengerjakan riset Mula berusaha membagi waktu untuk menjawab semua pertanyaan anak-anak Sumatera Utara yang berhasil dimotivasinya di inbox facebook dan email sedetail mungkin dan mengoreksi berkas-berkas anak-anak tersebut  sebelum dikirim ke kampus-kampus Taiwan. Anak-anak dari Sumatera Utara hampir 90 % lambat pergerakannya, tidak paham cara mengisi formulir dan daftar online aplikasi beasiswa ke kampus-kampus di Taiwan, tidak jarang Mula harus tidur hingga pukul 2 subuh untuk menuntun beberapa anak yang sangat lambat dalam mempersiapkan berkasnya, hal ini pun menyadarkan Mula bahwa pendidikan yang tinggi turut sebagai salah satu penentu kualitas dan profesionalisme seseorang dalam MEMBANGUN dan MEMULIHKAN sebuah BANGSA.  Jika para anak-anak Sumatera Utara yang lambat ini, yang tidak paham betul melengkapi berkas-berkas beasiswa dan tidak punya inisiatif ini dibiarkan begitu saja, tidak DIMOTIVASI dan DIBANGUNKAN dan tidak ada yang membimbing, maka dipastikan BANGSA ini akan kehilangan beberapa mata rantai generasi. Mula adalah satu-satunya anak Indonesia di NTUST yang selalu berkutat di Lab siang dan malam dengan paling jarang jalan-jalan menjelajahi ke-indahan Taiwan seperti teman-temannya yang lain, semua itu Mula bayar demi sebuah VISI yang digelisahkan Tuhan dalam hatinya, Tuhan terlalu sering menggunakan VISI ini membuat Mula menangis, tertekan dan mengalami hal-hal yang kontraversial untuk mempersiapkan dan membimbing anak-anak Sumatera Utara menjadi pemimpin-pemimpin HEBAT 5-10 tahun mendatang melalui studi lanjut S2/S3, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi ke Taiwan.

Kerja kerasnya pun berbuah manis, dirinya pun sering berdoa, menangis di Lab dan bahkan bulu kuduknya merinding ketika melihat hasil yang sangat menakjubkan untuk anak-anak Sumatera Utara yang di fasilitasinya melalui Gerakan Mewujudkan 15000 DOKTOR (S3/Ph.D) Tahun 2040 di Sumatera Utara pada periode Spring 2014, Tuhan menjawab doanya : ada 20 orang anak-anak Sumatera Utara yang difasilitasinya lulus beasiswa dan berangkat pada Februari 2014 ke berbagai universitas di Taiwan. Visi Mula yang telah lama digumulkannya, yakni menghadirkan 15000 DOKTOR (S3/Ph.D) di Sumatera Utara perlahan Tuhan jawab, mendorongnya untuk tidak tinggal diam ditengah banyaknya pendapat kontraversial dari orang lain dalam memandang dan menilai yang dikerjakan Mula, hingga Mula membagikan VISI ini kepada 20 anak Sumatera Utara  yang lulus tersebut dan 3 orang yang sebelumnya sudah dahulu di Taiwan dengan mengajak mereka bergandengan tangan membangun BANGSA dengan mendirikan  PPSU yang sudah didesain Mula sebelumnya, dengan Misi utama PPSU adalah Mewujudkan 15000 DOKTOR (S3/Ph.D) di Sumatera Utara tahun 2040. PPSU Taiwan adalah salah satu organisasi yang MELIHAT PENUH bahwa sangat perlu 15000 Doktor di Sumatera Utara, sehingga PPSU Taiwan menjadi organisasi pertama yang DILAHIRKAN oleh Gerakan Wewujudkan 15000 (S3/Ph.D) Tahun 2040 di Sumatera Utara, GERAKAN ini juga sedang dalam proses akan mempersiapkan PPSU di berbagai negara seperti Jepang, Singapore, Korea, Malaysia dan negara lainnya. Butuh waktu yang cukup lama bagi Mula untuk membagikan VISInya kepada anak-anak yang telah di fasilitasinya, supaya didukung, supaya diperhatikan dan digumulkan, dan supaya di doakan oleh para anak-anak ini.

“Mula membagikan VISI ini kepada anak-anak tersebut BUKAN DALAM rangka supaya VISI ini menjadi VISI anak-anak tersebut, sebab Mula berprinsip bahwa  TIDAK HARUS se VISI dengan seseorang maka barulah kita boleh atau mau mendukung orang tersebut, selagi VISI tersebut bukan untuk kepentingan pribadi melainkan untuk kepentingan masa depan banyak orang, BANGSA dan NEGARA maka setidaknya dalam hal kecil kita pasti punya sedikit ruang atau hal yang bisa kita berikan untuk MENDUKUNG VISI tersebut. Anak-anak muda HARUS saling MENDUKUNG walau berbeda VISI PRIBADI dan saling BERLOMBA MENDORONG orang-orang baik MAJU dan BERBUAT bagi NEGERI ini (TIDAK MENDIAMKAN) supaya VISI KE INDONESIA-AN KITA TERWUJUD yakni supaya BANGSA INI KUAT, BANGSA INI MANDIRI, BERMARTABAT dan SANGGUP MELUNASI JANJI KEMERDEKAAN secara merata untuk seluruh penduduk NEGERI ini dengan melahirkan para PEMIMPIN HANDAL-BER INTEGRITAS dan VISIONER. Melalui pendidikan memang sangat nyata membuka banyak kesempatan, tetapi pendidikan tidak otomatis lahirkan kepemimpinan.

Anak-anak ini pun mendukung VISI tersebut hingga PPSU Taiwan di deklarasikan bersama pada hari Minggu 27 April 2014 di Tunghai University – Taichung dengan motivasi dan visi-misi seperti tertera di bawah. Sebanyak 22 orang anak Sumatera Utara dari berbagai kampus Taiwan berkumpul di Tunghai University – Taichung demi sebuah KESADARAN yakni: MEMULIHKAN SUMATERA UTARA untuk INDONESIA JAYA. Oleh sebab itu, secara historis PPSU Taiwan adalah salah satu wujud dan bagian dari buah Gerakan Mewujudkan 15000 DOKTOR (S3/Ph.D) Tahun 2040 di Sumatera Utara, sehingga disepakati bersama untuk mencantumkan kalimat “Mewujudkan 15000 DOKTOR (S3/Ph.D) Tahun 2040” di bagian pembukaan AD-ART PPSU Taiwan yang sekaligus sebagai salah satu MISI dari PPSU Taiwan sebagai pengikat sejarah, keunikan dan “PENJAGA ROH” motivasi pendirian PPSU Taiwan bagi para pengurus dan generasi PPSU Taiwan saat ini dan berikutnya. PPSU Taiwan bersama Gerakan Mewujudkan 15000 DOKTOR (S3/Ph.D) Tahun 2040 di Sumatera Utara akan TERUS BERSAMA dan BERUPAYA untuk Mewujudkan Keadilan Sosial Melalui Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Bagi Seluruh Masyarakat Sumatera Utara.

Visi

Mewujudkan Keadilan Sosial Melalui Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Bagi Seluruh Rakyat Sumatera Utara

Misi

  1. Mewujudkan 15000 doktor (S3) tahun 2040 di Sumatera Utara;
  2. Merangkul dan memfasilitasi putra/i Sumatera Utara meraih beasiswa S1/S2/S3 ke Taiwan tanpa dibatasi oleh suku,  ras, agama, dan golongan;
  3. Memediasi universitas-universitas di Taiwan untuk berkunjung atau melakukan perekrutan langsung atau kerjasama dengan berbagai universitas negeri dan swasta yang ada di Sumatera Utara.

Tujuan

  1. Menjalin dan mempererat persaudaraan, persatuan, dan kesatuan seluruh pelajar Indonesia yang berasal dari Sumatera Utara di Taiwan pada berbagai kegiatan akademik, sosial, dan budaya sehingga menjadi komunitas kepemilikan bersama bagi Pelajar dari Sumatera Utara di Taiwan;
  2. Menjadi wadah yang membimbing dan mengarahkan pelajar dari Sumatera Utara dalam mempersiapkan berkas pendaftaran beasiswa ke universitas di Taiwan dan memotori penggalangan dana untuk anak-anak yang kurang mampu secara finansial;
  3. Mewujudkan komunitas ilmiah yang profesional, cerdas, dan modern di lingkungan pelajar Indonesia yang berasal dari Sumatera Utara di Taiwan melalui tercapainya prestasi akademik yang baik dan unggul sehingga bermanfaat untuk kepentingan dan kemajuan bangsa;
  4. Berperan aktif sebagai duta bangsa untuk meningkatkan citra dan nama baik Sumatera Utara di lingkungan masyarakat internasional melalui prestasi dan kegiatan ilmiah, sosial, dan budaya;
  5. Meningkatkan hubungan kerjasama dan kemitraan yang baik dengan organisasi dan komunitas pelajar Indonesia lainnya, baik yang berada di Taiwan maupun di luar Taiwan, pelajar dan masyarakat Taiwan pada khususnya, serta pelajar dan masyarakat internasional lainnya pada umumnya.

Deklarator

Melva Tarigan, Oktani Haloho, Lusi Victoria L. Gaol, Desi Hanna Natalia Manik, Rini Sipahutar, Yenni Gustiani Tarigan, Shanty Tindaon, Albert Daniel Saragih, Inriany Novita Sinaga , Christin Ernita Panjaitan, Norman Pasaribu, Emma Tina Pakpahan, Marojahan Tampubolon, Gloria V Turnip, Masdinar Simatupang, Robetmi Jumpakita Pinem, Buntora Pasaribu, Rudy Oktavius Sihombing, Rohana Gultom, Agus Pahala Simbolon, Karmel Sianturi, dan Mula Sigiro.

FOTO-FOTO DEKLARASI & PELANTIKAN PENGURUS PERDANA, Minggu 27 April 2014 di Tunghai University – Taichung

PPSU Taiwan - 1 PPSU Taiwan - 2 PPSU Taiwan - 4 PPSU Taiwan - 8  PPSU Taiwan - 9PPSU Taiwan

——————————————————————————————————————–

PPSU Taiwan - 6 PPSU Taiwan - 7PPSU Taiwan - 3PPSU Taiwan - 5

————————————————————————————

Anggaran Dasar & Anggaran Rumah Tangga

Untuk informasi lengkap penjelasan Anggaran Dasar (AD) & Anggaran Rumah Tangga (ART)  bisa didownload pada link berikut:

1) AD/ART Revisi Pada Rapat Umum Anggota (RUA) Minggu 25 Januari 2015

2) AD/ART Pertama (2014)

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: